★ wanayoo — archive 1999 http://deplu.go.id/policy/releases/1999/pr51-02nop99.htmNouvelle recherche | Portail wanayoo

No. 51/PR/XI/99

Press Release Menteri Luar Negeri RI
Pada
Acara Serah Terima Jabatan Menteri Luar Negeri RI dari
Bapak Ali Alatas, SH kepada Bapak Dr. Alwi Shihab

Dalam acara serah terima jabatan Menteri Luar Negeri RI dari Bapak Ali Alatas, SH kepada Bapak Dr. Alwi Shihab oleh Bapak Dr. Alwi Shihab selaku Menteri Luar Negeri yang baru disampaikan hal-hal sebagai berikut :

  • Bapak Dr. Alwi Shihab menyampaikan rasa hormat beliau kepada Bapak Ali Alatas, SH yang telah berhasil membawa Indonesia sebagai negara yang diperhitungkan dalam konstelasi politik internasional. bapak Alwi Shihab berharap agar kepiawaian Bapak Ali Alatas dalam berdiplomasi dapat ditularkan kepada beliau.
  • Selanjutnya Bapak Menlu mengungkapkan kebijakan luar negeri Indonesia ke depan sebagai berikut :
    Pada prinsipnya apa yang telah dirintis oleh para pendahulunya akan terus dilanjutkan, namun pada saat ini prioritas kebijakan luar negeri Indonesia akan diarahkan pada :

    1. Pemulihan Perekonomian Indonesia
    2. Penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia

ad. 1 Pemulihan Perekonomian Indonesia
  • Tanpa mengenyampingkan fungsi-fungsi Departemen Luar Negeri pada umumnya, potensi yang ada di Departemen Luar Negeri dan Perwakilan RI di luar negeri akan diarahkan pada upaya pencarian sumber-sumber dana untuk pemulihan perekonomian Indonesia dari negara-negara sahabat.
  • Hubungan dengan negara-negara sahabat yang selama ini membantu Indonesia akan tetap diteruskan, seperti Amerika Serikat, negara-negara Eropa, Jepang dan Kanada. Namun demikian negara-negara yang memiliki potensi besar untuk membantu Indonesia juga akan diintensifkan, seperti Republik Rakyat Cina, negara-negara di Timur Tengah, dan negara-negara ASEAN, khususnya Singapura dan Malaysia.
  • Berkaitan dengan hal tersebut di atas, Presiden RI akan melakukan kunjungan ke negara-negara ASEAN pada waktu dekat. Disamping itu Presiden juga akan berkunjung secara resmi ke Republik Rakyat Cina dalam rangka memperkokoh hubungan ekonomi antar kedua negara.
  • Dalam rangka melakukan diplomasi ekonomi, Menlu menggariskan perlunya reorientasi kinerja Perwakilan RI di luar negeri dan para diplomat sebagai berikut :
  • Perwakilan RI di luar negeri dan para diplomat akan direorientasikan kinerjanya agar melakukan lobi pada para pejabat negara-negara sahabat di bidang ekonomi, keuangan, industri dan perdagangan. Mereka diharapkan dapat bertindak secara pro-aktif untuk menggali berbagai kemungkinan dan peluang-peluang bagi negara-negara sahabat untuk membantu pemulihan perekonomian Indonesia.
  • Perwakilan RI di luar negeri dan para diplomat diharapkan dapat menjelaskan situasi politik dalam negeri RI yang telah berangsur-angsur kembali normal.
  • Kegiatan yang dilakukan Perwakilan RI untuk menarik para wisatawan diharapkan lebih dapat diintensifkan.
  • Perwakilan RI di luar negeri juga akan direorientasikan untuk membantu para pengusaha Indonesia dalam melakukan investasi di luar negeri yang akan mendatangkan devisa bagi negara.
  • Perwakilan dan para diplomat akan lebih diefektifkan dalam memberi layanan kepada masyarakat Indonesia di luar negeri, termasuk memberi perlindungan terhadap para tenaga kerja Indonesia.
ad. 2 Penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia
  • Perwakilan RI di luar negeri beserta para diplomatnya diharapkan bertindak secara pro-aktif dalam mengkaji kemungkinan-kemungkinan Indonesia  menandatangani berbagai konvensi di bidang penghormatan terhadap hak asasi manusia.
  • Perwakilan RI di luar negeri dan para diplomatnya diharapkan dapat menjelaskan secara gamblang upaya-upaya pemerintah Indonesia pada saat ini yang secara serius menegakkan hak asasi manusia.
  • Departemen Luar Negeri akan melakukan koordinasi dengan berbagai lembaga nasional yang berkaitan dengan hak asasi manusia untuk mengetahui secara jelas apa yang telah dilakukan dan akan dilakukan oleh lembaga-lembaga tersebut sehingga tidak terjadi kesenjangan antara apa yang terjadi di dalam negeri dengan apa yang disuarakan oleh para diplomat.

Jakarta, 2 Nopember 1999


This site is maintained by PPED (Electronic Information Management Unit) 
of The Department of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia
Copyright © 1998 Department of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia